Dandim & Kapolres Senyum Bersama Kontestan Pilkada Bulukumba

BULUKUMBA, - Sebanyak 12 calon Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba senyum bersama dengan Komandan Distrik Militer (Dandim) Bulukumba dan Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) saat berfoto bersama di Kantor KPU Bulukumba.

Bersama anggota KPU lainnya dan pejabat dari pemkab setempat, seyum para kontestan pilkada itu telihat merekah. Mereka bersalaman dan mengangkat tangan bersama setelah pembacaan komitmen pelaksanaan pilkada damai, dan siap menang siap kalah di hadapan penyelenggara pemilu.


Enam pasangan calon yang resmi ditetapkan di KPU 19 April itu adalah Zainuddin Hasan-Syamsuddin (Zaidin), AM Syukri Sappewali-Abd Rasyid Sarehong (Aspirasi), HM Arif-Abd Hafid Makking (Mari' Ki), HA Syafruddin Amjar-HA Yusni Mappanyulle (SYM), Abd Kahar Muslim-H Askar (Akar), dan A Puli Sultan Dg Radja-Hj Sumrah AP.

Ketua Pokja Pencalonan KPU Bulukumba, Asry Yusuf, menegaskan para pasangan calon ini telah lolos verifikasi faktual terhadap administrasi yang disetor semua pasangan kandidat.

Komitmen damai dan ini diharapkan bisa meredam sejumlah insiden dan kericuhan, serta saling serang antar perdukung dalam skala kecil yang terjadi menjeang pelaksanaan pilkada setempat 23 Juni mendatang

Sebelumnya, sesaat sebelum penetapan sempat terjadi kericuhan setelah terjadi saling ejek, antara massa pendukung calon bupati.

Akibatnya terjadi kericuhan antar-massa pendukung. Kericuhan bahkan hampir berkembang menjadi kerusuhan massal. Namun polisi yang telah bersiaga di lokasi, berhasil meredam keributan

at Tribun-timur.com

Pemilih di Bulukumba Bertambah 9.114 Orang

Bulukumba, KPU Bulukumba melansir Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Bulukumba untuk Pilkada Bulukumba 2010. Dari data terbaru itu, jumlah pemilih bertambah 9.114 orang dibadingkan DPT Pemilihan President (Pilpres) 2009 lalu.

DPT Bulukumba untuk Pilkada Bulukumba 2010 sebanyak 320.114 pemilih. Sementara DPT Pilpres dan Pemilu Legislatif 2009 sebanyak 311.000 orang.

"Pemilih bertambah 9.114 orang, setelah KPU merampungkan data pemilih tetap sebanyak 320.114 orang," kata Ketua Komisi pemilihan Umum (KPU) Bulukumba, Arum Spink, Jumat (23/4) kemarin, usai rapat penetapan DPT di tempat itu.


Jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) juga bertambah dari 740 pada Pilpres dan Pemilu Legislatif menjadi menjadi 780 TPS yang tersebar di 10 kecamatan.

DPT bertambah karena warga pendatang, bertambahnya pemilih pemula, anggota TNI dan Polri yang memasuki usia pensiun, dan adanya warga belum cukup umur tetapi telah menikah.

Rapat penetapan DPT ini melibatkan tim sukses calon bupati, panwas, kesbang, anggota PPK, dan KPU Bulukumba.

Antisipasi Pemilih di Perbatasan.

BULUKUMBA, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bulukumba melakukan antisipasi di dua kecamatan perbatasan, Gantarang dan Kindang, untuk mencegah bertambahnya calon pemilih pada Pilkada Bulukumba 2010.

Kepala Divisi Data dan Informasi KPU Bulukumba, Mawardi, mengatakan,
pihaknya mengantisipasi calon pemilih yang sebelumnya tidak tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada Bulukumba 2010.

"Kami mengantisipasi adanya warga dari luar Kabupaten Bulukumba yang ingin mencoblos di pilkada," kata Mawardi, Kamis (28/5) lalu.

Pemantauan itu dilakukan di Kecamatan Gantarang dan Kecamatan Kindang, Bulukumba, yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Tompobulu, Banyorang, dan Pajukukang,
Kabupaten Bantaeng.


Salah satu cara antisipasinya adalah memegang data jumlah wajib pilih di kecamatan itu dengan wajib pilih di Bantaeng.

"Kami telah memegang daftar identitas warga di Kecamatan Tompobulu, Banyorang, dan
Pajukukang," kata Mawardi.

Dijelaskan, jika ditemukan calon pemilih yang berdomisili di wilayah itu, maka akan dicoret dari DPT Bulukumba.

"Kami telah temukan seorang warga Bantaeng yang berdomisili di Bulukumba. KPU sudah mencoret namanya dari daftar DPT Bulukumba," kata Mawardi. (cr5)

Perbatasan Sinjai

SELAIN mengantisipasi daerah Bulukumba yang berbatasan dengan Bantaeng, KPU juga mengantipasi perbatasan dengan Sinjai.

Wilayah Bulukummba yang berbatasan dengan Sinjai adalah Kecamatan Kajang dan Kecamatan Bulukumpa yang berbatasan langsung dengan Sinjai.

Sebelumnya, KPU Bulukumba melansir DPT Bulukumba untuk pilkada 2010 sebanyak 320.148 orang. Sedangkan TPS sebanyak 780 yang tersebar pada 126 desa dan kelurahan.

at. Tribun - Timur.com

Tak Daftar di KPU Bulukumba

BULUKUMBA, Sejumlah baliho bakal calon Bupati Bulukumba yang sebelumnya telah mencalonkan diori dan tidak jadi mendaftar di KPU karena tidak memiliki kendaraan partai, sampai saat ini masih terpasang di sejumlah ruas jalan di Bulukumba.

Baliho-baliho itu di antaranya bergambar A Mahfud, Ahmad Gani, Prof Dr Ichrar, dan sejumlah baliho bakal calon bupati lainnya.

at TRIBUN-TIMUR

Pilkada Bulukumba Bakal Terhambat

BULUKUMBA, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bulukumba bakal terhambat karena anggaran dari pemerintah kabupaten setempat belum dicairkan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulukumba, Arum Spink, mengatakan proses dan pelaksanaan Pilkada Bulukumba akan terhambat anggaran dan kalau itu yang terjadi pelaksanaan pilkada berpeluang diundur.

"Pilkada Bulukumba, jelas kita undur pelaksanaannya jika tidak dicairkan dananya bulan ini," jelas Arum di ruang kerjanya.


Disamapaikan, mestinya KPU telah memulai proses tahapan pilkada sejak November dan sudah ada yang rampung. Namun lembaga penyelenggara pilkada ini belum melakukan tahapan pilkada itu karena tidak ada anggaran.

Proses pilkada yang harusnya dilakukan KPU selama bulan Desember ini meliputi perekrutan panwaslu, pembentukan PPK, dan pemutahiran data pemilih.

"Kami disini bekerja profesional. Jika ada dana kita bekerja dan jika sampai Januari tahun depan belum dicairkan dananya maka pilkada bisa diundur pelaksanaannya," katanya.

Dia menolak adanya tendensi politik untuk mengundur proses pemutakhiran data pemilih yang seharusnya sudah dimulai. Namun, katanya, kegiatan pemutahiran data pemilih itu karena tidak ada anggaran.

KPU Pinjam Uang

Ketua Devisi Bagian Perencanaan Program Logistik KPU Bulukumba, Asri Yusuf, mengatakan, untuk membiayai kegiatan selama Desember ini dibutuhkan dana sebesar Rp 1 miliar.

Menurut dia, anggaran untuk itu hingga kini, belum cair yang mengharuskan KPU meminjam uang dari sumber lain. "KPU telah meminjam uang untuk membiayai perekrutan anggota panwas, anggota PPK, dan untuk pemutakhiran data pemilih," jelasnya.

Diungkapkan, keterbatasan anggaran itu bukan saja menghambat aktivitas KPU, tetapi juga honor panitia perekrutan anggota panwas dan PPK, belum dibayar. KPU Bulukumba tahun ini telah mengusulkan anggaran penyelenggaraan pilkada lebih Rp 14 miliar. Diharapkan anggaran itu cair Rp 1 miliar pada APBD Perubahan Desember ini.

Sementara Pemkab dan DPRD Bulukumba belum membahas RAPBD Perubahan. Dalam RAPBD Perubahan itu termasuk anggaran usulan KPU untuk pembentukan panwas, pembentukan PPK, dan pemutahiran data pemilih.

Sumber : Tribun-Timur.com